A password will be e-mailed to you.

Faktor eksternal penyebab harga saham fluktuatif adalah hal-hal yang sering kali tidak dapat diredam efeknya oleh perusahaan. Biasanya faktor-faktor ini berdasarkan keadaan ekonomi global dan/atau kebijakan pemerintah.

Naik dan turunnya harga saham dapat dipengaruhi berbagai hal. Ada faktor internal yang disebabkan oleh perusahaan itu sendiri, atau faktor eksternal yang akan kita bahas di artikel ini.

Berikut adalah 7 Faktor Eksternal:

Keputusan & Komentar Presiden & Wakil Presiden

Jika Presiden atau Wakil Presiden memberi komentar negatif atau pesimistis terhadap arah perekonomian Indonesia, maka investor akan kehilangan rasa kepercayaan terhadap investasinya. Terlihat bahwa komentar dari kepala pemerintahan sangat berpengaruh terhadap optimisme investor.

Keputusan & Komentar Pemerintah

Sebuah rencana perubahan regulasi yang ditetapkan oleh birokrasi atau pemegang otoritas terkait, mampu memberi optimisme atau pesimisme kepada investor. Contohnya, menteri keuangan berpendapat jika kepemilikan asing di Indonesia tidak diatur, maka akan semakin banyak pemain asing yang masuk ke Indonesia dan persaingan bisnis akan semakin ketat. Hal ini akan mendorong para pelaku usaha untuk merestrukturisasi kepemilikan saham perusahaan-perusahaan mereka (maksudnya mengubah komposisi kepemilikan saham).

Kebijakan Fiskal dan Moneter

Kebijakan fiskal (seperti pengurangan atau penambahan beban pajak) dan juga kebijakan moneter (seperti peningkatan tingkat suku bunga, pengontrolan nilai tukar mata uang, dan juga stimulus pendorong ekonomi) akan mempengaruhi perubahan daya beli masyarakat dan juga biaya operasional dari perusahaan. Hal ini akan mendorong perusahaan untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan tertentu untuk merespon kebijakan pemerinah.

Kondisi Nilai Tukar Mata Uang

Sebuah perusahaan dapat memiliki bahan produksi yang diimpor dengan mata uang asing dan dijual secara domestik dengan mata uang domestik, atau sebaliknya. Kalau misalnya ada perusahaan yang menggunakan bahan baku impor dan mata uang asing menguat, maka harga biaya produksi akan meningkat. Sehingga penjualan akan menurun dan profit yang tergerus. Mengakibatkan harga saham yang turun.

Kondisi Harga Pasar dari Komoditas Terkait

Contohnya, perusahaan yang memproduksi roti gandum akan sangat diuntungkan dengan penurunan harga komoditas gandum yang akan mengurangi biaya produksi roti tersebut.

Kondisi & Kebijakan Ekonomi Global

Kondisi dan kebijakan dari ekonomi global juga dapat mempengaruhi perpindahaan arus investasi dari investor global, mengingat bahwa saat ini lebih dari 50% dana investasi di bursa saham Indonesia berasal dari investor asing.

Kesesuaian Performa dengan Ekspektasi Investor

Harga sebuah saham tentu akan naik cepat, ketika performa keuangan perusahaan melebihi ekspektasi investor. Begitu juga sebaliknya, harga sebuah saham akan turun ketika performa perusahaan tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi.

Demikian penjelasan faktor eksternal, diharapkan anda lebih memahami lika-liku gairah dan lesunya pasar modal. Kamu perlu mengetahui apakah faktor-faktor tersebut akan berdampak secara besar dan lama, atau hanya sedikit dan sementara? Kalau kamu sering melatih kamu untuk membaca pergerakan pasar modal berdasarkan data harga saham lampau, maka kamu akan perlahan memprediksi pergerakan harga saham di masa depan.

Kamu dapat melihat faktor internal penyebab harga saham perusahaan naik dan turun di sini. Semoga tercerahkan!

Sumber Gambar Utama: Pixabay

Ditulis oleh Ruliff Demsy

Sunting oleh Dion Maulana

%d bloggers like this: