A password will be e-mailed to you.

Produk keuangan dibuat variatif untuk memenuhi kebutuhan banyak orang. Lantas, tipe reksa dana apa saja yang tersedia untuk kita?

Untuk kamu yang belum familiar, kamu dapat mengetahui apa itu reksa dana di artikel ini.

Secara singkat, reksa dana adalah sejumlah uang yang dikumpulkan dari berbagai investor dan dikelola oleh profesional untuk mencapai tujuan tertentu.

Di Indonesia, tipe reksa dana umumnya dibagi menjadi 4 jenis. Yaitu reksa dana tipe pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Reksa dana Pasar Uang

Isi tipe reksa dana ini biasanya didominasi oleh Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito, dan surat hutang lainnya yang memiliki masa jatuh tempo tidak lebih dari setahun.

Didominasi, maksudnya reksa dana tersebut memiliki kandungan investasi minimal 80%. Bahkan ada yang sampai 100%.

Reksa dana ini rata-rata memiliki tingkat risiko yang rendah dan fluktuasinya relatif stabil. Cocok sebagai alternatif deposito dan untuk investor yang konservatif.

Disarankan untuk diambil apabila tujuan investasimu memiliki kurun waktu kurang dari 1 tahun.

Contoh reksa dana pasar uang terbaik menurut Kontan pada tahun 2016 adalah Sucorinvest Money Market Fund 0,76% dan BNIAM Dana Pasar Uang Kemilau 0,68%

Reksa dana Pendapatan Tetap

Seperti namanya, reksa dana ini didominasi oleh investasi yang memberikan imbal hasil tetap dalam kurun waktu tertentu.

Meskipun mirip dengan reksa dana pasar uang, namun 80% – 100% komposisi portfolio tipe reksa dana pendapatan tetap akan datang dari obligasi swasta dan pemerintah.

Tingkat risikonya pun juga lebih tinggi, tapi masih tergolong rendah. Cocok untuk investor dengan profil risiko konservatif moderat dengan tujuan keuangan dengan rentang waktu 1 – 3 tahun.

Contoh reksa dana pendapatan tetap terbaik menurut Kontan pada tahun 2016 adalah Mega Dana Pendapatan Tetap 16,58% dan Bahana Prime Income Fund 15,47%

Reksa dana Campuran

Reksa dana ini dapat dibilang reksa dana yang seimbang. Seimbang dari sisi tingkat risiko dan imbal hasil.

Tipe Reksa dana ini berinvestasi ke investasi dengan tingkat risiko rendah seperti pasar uang dan obligasi. Namun juga berinvestasi ke tingkat risiko yang tinggi, seperti saham.

Cocok untuk investor dengan profil risiko moderat dan memiliki tujuan keuangan dengan rentang waktu 3 – 5 tahun.

Contoh reksa dana campuran terbaik menurut Kontan pada tahun 2016 adalah Sucorinvest Flexi Fund 11,6% dan MNC Dana Syariah Kombinasi 10,7%

Reksa dana Saham

Tipe reksa dana dengan imbal hasil paling tinggi daripada reksa dana lainnya, juga yang memiliki tingkat risiko paling tinggi.

Kandungan investasi pada portfolio investasi ini didominasi oleh saham. Sehingga menyebabkan fluktuasi dari saham juga mempengaruhi harga reksa dana ini.

Instrumen ini cocok untuk investor dengan profil risiko tinggi yang memiliki tujuan keuangan dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun.

Contoh reksa dana saham terbaik menurut Kontan pada tahun 2016 adalah SAM Indonesian Equity Fund 13,03% dan KAM Kapital Syariah 12,54%

Kamu sudah mengenal tipe-tipe reksa dana yang beredar di Indonesia. Kamu juga dapat melihat cara memilih reksa dana yang tepat untukmu di sini.

Demikian

Sumber Gambar Utama: Pixabay

%d bloggers like this: